Senin, 23 Oktober 2017. Selamat datang di website resmi SMA Negeri 1 Sampit

Devinisi Tentang NISN

 

 

 

Sekilas tetang Aplikasi Pendataan :

 

Aplikasi Pendataan yang di gunakan oleh Kementrian Pendidikan adalah :

Aplikasi Dapodikdas SD/SMP yaitu Aplikasi yang di gunakan di penjaringan SD dan SMP

Aplikasi Dapodikmen SMA SMK yaitu Aplikasi yang digunakan di penjaringan SMA selanjutnya di gunakan untuk SNMPTN (Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri)

 

Sekilas Tentang NISN

 

Nomer Induk Siswa Nasional atau di singkat NISN, merupakan Nomer induk yang diberikan oleh Pusat Data Statistik Pendidikan (PDSP), dalam hal ini adalah Kementrian Pendidikan Nasional, jika siswa memiliki NISN berarti siswa tersebut sudah tercatat sebagai siswa secara nasional.

 

Validasi NISN di Aplikasi Dapodikmen

 

Sebelum siswa memperoleh NISN, siswa terlebih dahulu memberikan data yang benar kepada admin atau operator sekolah, selanjutnya tugas operator mengisikan data atau menginput data kedalam Aplikasi Dapodikmen, setelah selesai di input, maka selanjutnya data tersebut di sinkronisasi atau di kirim ke server PDSP.

 

Validasi NISN di server PDSP

 

Ketika sudah terkirim ke server PDSP, maka selanjutnya tugas opertor sekolah memvalidasi kebenaran data siswa yang sudah di input di Aplikasi Dapodikmen melalui web vervalpd. Sejalan proses penerbitan NISN ini, terkadang ada beberapa siswa memimiliki 3 atau 4 NISN, perlu di ketahui bahwa di setiap jenjang sekolah mulai SD sampai SMA, sama-sama menggunakan Aplikasi Dapodikmen SMA, dan aplikasi Dapodikdas SD/SMP.

 

Penyebab siswa memiliki 3 atau 4 NISN sekaligus

 

NISN ini sebenarnya sudah terbit sejak anda masuk Sekolah Dasar (SD), selanjutnya NISN tersebut tinggal di gunakan di SMP, SMA serta SNMPTN.

 

Perhatikan hal ini  baik-baik >

 

Ketika Anda masuk SD, anda pastinya di minta mengisi data atau formulir  oleh opertor atau sekolah, kita ketahui bahwa data utama NISN adalah, “ Tempat, Tanggal Lahir, “ Nama Ibu Kandung “. Ketika anda membrikan data benar, maka NISN ini akan otomatis terpanggil di SMP, setelah anda lulus dari SD maka tugas operator adalah meluluskan siswa (i) tersebut di Aplikasi Dapodikdas, ini bertujuan supaya NISN SD bisa digunakan ketika akan masuk SMP.

 

nah ketika anda masuk SMP, maka sekolah atau operator meminta mengisi formulir atau data kembali dengan format yang sama yaitu  “ Tempat, Tanggal Lahir, “ Nama Ibu Kandung “ untuk di input di Aplikasi Dapodikdas dan di kirim ke server PDSP, jika data anda ketika masuk SD itu benar dan di input di Dapodikdas SMP benar, maka ketika di proses pencarian NISN di SMP melalui vervalpd, pasti akan ketemu NISN yang di oleh di SD, ketika sudah ketemu maka operator SMP mengambil NISN yang sudah di olah di SD ini. nah jika input data di SD salah di SMP benar maka NISN juka tidak akan bertemu pada validasi di vervalpd begitu juga sebaliknya. Maka peyebab tidak bertemu NISN SD inilah opertor SMP membuatkan NISN baru, sehingga ketika di cari web NISN maka 1 siswa mampuyai 2 NISN yaitu NISN yang dubuat di SD dan NISN yang dibuat di SMP, hal penjelasan tersebut berlaku ketika melakukan validasi di jenjang SMA dengan Apliakasi Dapodikmen.

 

Nah jika data yang anda berikan salah atau operator yang salah input ke Aplikasi Dapodik SD, SMP dan Dapodikmen SMA yang menyebabkan NISN tidak bertemu, maka pastinya operator di masing-masing sekolah akan membuatkan NISN baru melalui vervalpd oleh sistem PDSP, itulah sebabnya 1 siswa bisa mempuyai banyak NISN

 

PENTING !!! Tugas masing-masing Operator Dapodik

 

Operator Dapodikdas pada jenjang SD, ketika siswa sudah lulus maka tugas operator adalah meluluskan siswa nya di aplikasi dapodikdas dan mengkompirmasi di web vervalpd ini bertujuan supaya NISN bisa digunakan di SMP.

 

Operator Dapodikdas pada jenjang SMP, ketika siswa sudah lulus maka tugas operator adalah meluluskan siswa nya di aplikasi dapodikdas dan mengkompirmasi di web vervalpd ini bertujuan supaya NISN bisa digunakan di SMA.

 

Operator Dapodikmen pada jenjang SMA, ketika siswa sudah lulus maka tugas operator adalah meluluskan siswa nya di aplikasi dapodikmen dan mengkompirmasi di web vervalpd ini bertujuan supaya NISN bisa digunakan di SNMPTN Nasional

 

Jika hal-hal  diatas tidak dilakukan, maka jika proses pencarian di web nisn, akan terdapat data ganda atau tidak ditemukan atau NISN yang sudah di tertulis di izasah SD, SMP dan SMA ketika proses pencarian di web http://nisn.data.kemdikbud.go.id NISN tetap ada dan tetap terdaftar di server PDSP, tapi ketika di validasi di vervalpd di masing-masing jenjang tidak ditemukan.

 

 

catatan dari admin Dapodik Provinsi

 

mohon perhatian menanggapi pertanyaan kepala sekolah ttg penulisan ijazah terdapat masalah NISN yg tdk sama di SMP dan SMA/SMK sbb:
1. cek kembali di dapodik apakah NISN yg di SMP/MTs tsb sama datanya dg anak ybs di SMA, jika sama pakai yg di SMP.
2. jika tdk sama datanya pakai NISN di SMA tetapi harus ada surat keterangan kepala sekolah yg menjelaskan perubahan tsb.
3. jika dokumen ijazah sudah di cetak dg NISN baru, harus disertai surat keterangan dari kepala sekolah.
4. jika ragu2 koordibasi dg disdik prov jangan mengambil inisiatif sendiri karena blangko terbatas dan demi keabsahan ijazah ybs. tks

 

 

 

Kepala Sekolah

Kalender Kegiatan
    « Oct 2017 »
    M S S R K J S
    1 2 3 4 5 6 7
    8 9 10 11 12 13 14
    15 16 17 18 19 20 21
    22 23 24 25 26 27 28
    29 30 31 1 2 3 4
    5 6 7 8 9 10 11

Survey Suara
    Bagaimana Menurut Anda Tentang Pelayanan Administrasi di SMAN 1 Sampit

     

Statistik Web
    Visitors :529497 Org
    Hits :2046433 hits
    Month :1776 Users
    Today : 80 Users
    Online : 4 Users

Top
  • Follows us our servcies